Perjalanan hati part II

Jam menunjukan 18.30 wib atau setengan tujuh malam kami di guyur hujan dari langit, sedikit gelap dingin dan kami turun dari mobil Jeep bersamaan tas carriel. Sampai di. Ranu pani dan kami berteduh di rumah warga, dan kami sepakat untuk tidak melanjutkan ke  menuju ranu kumbolo tinggal, cari tempat untuk ngecamp di ranu pani, dan saya menuju, mushollah untuk shalat selesai shalat isya, saya baru paham saya celana pendek, menuju pintu masuk mushollah saya pinjam sarung sama pendaki lain yang baru saja menyelesaikan shalat.

Selesai shalat, saya menuju rumah warga kembali ke teman-teman masih mencari tempat. (spot) mendirikan tenda tidak begitu lama. Dan. Akhirnya dapat tempat untuk ngecamp malam ini beberapa orang bertugas mendirikan tenda dan sebagian menjaga tas carriel, dan kami di hampiri sama sih ole, teman kami dia bilang tenda selesai didirikan weh,  saya langsung beranjak meninggalkan rumah warga dengan berjalan kaki menuju ke tenda yang sudah didirikan. Adam masih menunggu teman kami satuLagi dari Surabaya yang bernama Imam.

Tenda Sudah selesai didirikan sekitar jam 20.00.wib atau jam delapan malam, dingin sekali suhunya entah berapa derajat, saya masuk tenda saya langsung. Bongkar tas di dalam tenda dinginya malam ini, mungkin teman-teman yang lain sudah ada yang siap untuk masak, (jujur saya lapar) masak air pertama seduh kopi teman kami ada yang buka menu masakan ternyata sudah di tulis, menunya malam ini sayur asam.masak nasi. goreng sosis. plus buah melon, teman kami beranjak dari tenda menuju rumah warga manggil.  Adam dari di rumah warga, bernjak menuju tenda kami

Adam tidak begitu lama datang berkemas siap masak langsung,saya berinisatif ngiris-iris sosis saja sama buah melon di dalam tenda, tidak begitu lama selesai masak juga sekitar. jam 21.00 wib atau jam sembilan malam, waktu ranu pani, makan-makan, kebersamaan di tenda, inilah moment yang sangat berharga. (selamat makan) selesai makan kami langsung bergegas buka .SB. masuk ke dalam SB.kami tidur kira-kira saya, jam 11.30 Wib setengah dua sebelas malam.
Bangun sudah pagi kucek-kucek mata dinginnya pagi-pagi ranu pani sumpah dingin banget, sampai freezing badan,(hai mentari munculah kami butuh kehangatanmu) mau shalat di dalam tenda aja, entah sih rudin teman kami sudah masak air Aa. . . “ada yang bangun lebih pagi dari saya dan tidak begitu lama satu satu teman-teman yang lainya pun terbangun. Lihat menu makan pagi, ini ada cumi-cumi, sayur kangkung, sarden siap masak ini siapa yang masak ini saya tidak bisa masak sayangnya, saya masuk tenda lagi tarik SB.

Melanjutkan mimpi yang sempat tertunda  terbangun jam 08.00.wib sudah matang masakan tinggal makan saya aduh enaknya bangun tinggal makan membatin. Selesai makan kenyang sih ole minta surat keterangan Dokter untuk apa entalah. untuk menunjukan ke pos Ranu pani kalau kami sehat semua. (mentari sudah terbangun dari tidurnya hai mentari mana sinarmu aku butuh kehangatan) saatnya di jemur jas ponco basah, lembab yang lain juga berjemur sama, tas di bongkar packing ulang lagi tenda akan di di lipat atau di gulung tendanya kita sudah selesai bermalam, di ranu pani packingan sudah selesai tenda sudah selesai, operasi semut, Inaco di masukan ke botol. Aqua haha dapat 3 botol kalau tidak salah ukuran besar kelompok kreatif memang sekirat jam 09.00.wib kami siap-siap meninggalkan. Ranu pani

BERSAMBUNG…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s