Perjalanan hati part III

Jam di tangan menunjukan,sekirat jam 09.00 wib atau jam sembilan pagi kami berangkat meninggalkan ranu pani menuju ranu kumbolo, belum lama berjalan teman-teman ber photo di tulisan “RESORT RANU PANI” saya ngelurkan kamera, photo backgroundnya tulisan ranu pani kerenz, ngomong ke diri sendiri” haha

Photo dulu sebelum mendakiiii
Photo dulu sebelum mendakiiii

Selesai photo kami berjalan kembali jalanya sih lebar mobil saja masuk, hah pas sampai plang tulisan selamat datang para pendaki Gunung semeru kami photo. Kembali Rame-rame, selesai photo jalan lagi, jalan sudah mulai setapak dalam hati tidak lama nanjak, jalan setapak demi setapak selangkah demi selangkah, sampailah kami di pos satu.  Hore pos satu entah berapa pos lagiii.

Ramai juga tho, pohon-pohon daun semilir angin berhembus, sejuk kami duduk sebentar,, bukan di posnya  satu tapi sebelah sanahan sedikit duduk buka madu rasa, santai memandangi pepohonan duduk-dudk selesai istirahat sebentar saja kami, tidsak lama, kami meninggalkan pos satu, jalan kembali selangkah demi selangkah tidak lama, sampai di pos. Dua kami duduk lagi teman kami si. Opick sudah sampai duluan ternyata, huh saya sama Annu, barengan sampainya duduk – duduk lagi

Berat juga perjalan ini belum seberapa masih pemanasan” haha sih.Opick buka pocari udah kode saya , mau minta pocari sweetnya selesai minum pocari kami. meninggalkan pos. Dua, eh ada yang manggil saya ternyata sih Yani. Yani adalah temen di kereta.waktu berangkat dari stasiun senen “teman seperjalanan di kereta” hohoho

Lanjut berjalan kembali selangkah demi selangkah berjalan kaki dengan bedan di tas carriel, sampai juga di pos. Tiga  pemandangan begitu indah, duduk -duduk yang namanya istirahat,opick,rudin,annu, saya mengelurkan camera jepret pemandangan dari pos. Tiga,selesai jepret kami melanjutkan perjalanan,kembali menuju pos. Empat, sebelum sampai pos. Empat. Danau ranu kumbolo sudahya terlihattt.

Ranu kumbolo
Ranu kumbolo

wah,,wah.,,wah,, keren deh subhanalloh, ngelurkan camera jepret lagiii,  sampailah kami di pos. Empat yuhuy.berSEMANGAT. sembari motto pemandangan, pas jalan menurun Aa ada siapa itu rame banget pada photo-photo tenyata. Medina kamil presenter JP TRANS7

Medina Kamil
Medina Kamil

Akhirnya kami dan teman2 serta orang-orang yang ada di ranu kumbolo photo-photo, selesai photo-photo kami istirahat agak lumayan lama sepertinya ada yang ngeluarkan teremos pertanda akan ada yang di seduh,kopi saya prioritaskan persipan shalat. ryan melihat rombongan kang andi, saya ryan dan ryan menyambangi langsung rombongan kang, Andi.salaman lagi. Selesai salaman saya langsung ke danau ranu kumbolo, saya tinggal ryan ngobrol.
Saya bergegas ke danau rakum. untuk berwudhu shalat, selesai shalat duduk2 . .minum-minum “eh ketemu tendanya mbak Fie, sama mbak Endah di rakum saya sambangi,, eh di suruh icip-icip makanan makasih atas icipanya.haha balik ke rombongan saya,temen saya bilang sih rudin ada.Medina kamil di situ yukk kita photo lagi “Dalam hati apa yang tadi kurang puass” hahaha samparkan kakak medina photo bareng lagiii

Tanjakan Cinta
Tanjakan Cinta

Packing siap-siap meninggalkan rakum, awan sudah clabu pertanda akan turun hujan. . mulai berjalan kami menaiki tanjakan cinta oh ini tho yang namanya tanjakan cinta” butuh tenaga untuk menaiki tanjakan cinta. selangkah demi selangkah, setapak demi setapak, sampai di atas Juga Horeee.. di atas tanjakan cinta jeprat-jepret lagi dan lagi, baru tiga kali jepretan huh sudah. Turun hujan, raincoat mana raincoat ngeluarkan raincoat pasang.raincoat, semua dan kelompok kami siap untuk berjalan.kembali meninggalkan tanjakan cinta, walaupun hujan turun dari langit, tak menghalagi niat kami berjalan menuju kalimatiii.

Pas jalan beberapa langkah hanya sebentar.  WOw keren Padang ilalang berwarna coklat. pohon-pohon lavender (savana) berjejer dengan rapi, semua itu keren kami melewati itu semua wow “Dalam hati sayang hujan kalau tidak sudah saya jepret pakai kamera” Sampailah di cemoro kandang atur nafas walaupun hujan. . .minum-minum sampai di cemoro kandang betemu lagi dengan .Medina kamil, abaikan medina kamil, huh sih rudin teman kami tidak kuat lagi “susah bernafas “mungkin laper” sebab pas di rakum kita semua tidak makan 😦

Cemoro Kandang
Cemoro Kandang

Akhirnya di bagi. Dua team yang bawa tenda duluan,saya,ole,opick,berangkat duluan menuju. Kalimati” dan yang lain belakangan, bejalan setapak demi setapak, selangkah demi selangkah, pokonya jalan terusss, dengan mengemut madu rasa, plus coki-coki dengan air di botol kecil di guyur hujan pula, sudah gak berasa sama yang namanya dingin, melewati hutan-hutan, iya hutan yang ada banyak pohon entah berapa jam kami berjalan, sampailahlah, kami di jambangan.

Persedian air saya habis.huhh fiuh tanpa malu-malu saya minta sama pendaki lain “sebab persedian air mereka masih banyak. makasih entah namanya siapa saya tidak kenalan”” sesudah minum saya jepret gunung semeru dari Jambangan.weh keren semeru sudah di depan mata. Semangat. Kami meninggalkan jambangan jalan sedikit weuh edelwish, (wih berarti kita sudah keluar dari hutan, hore) tapi sayang edelwish belum mekar” berjalanan di percepat sama. Ole, ( hampir saya ketinggalan huh, ole tolong dong pelan-pelan dalam hati)

Sebelum sampai kalimati sudah terdengar suara teriak-teriak. .gitu semakin penasaran sama suara itu, dan sih Ole jalannya malah di percepat., hueh saya ikutin dia juga di percepat, speednya di tambah, eh gak lama jalan bertemu sama, Opick lagi ” Opick jalanlah kami bertiga menuju kalimati, hah suara teriakan itu semakin terdengar kencang.Wow sampailah kami di kalimati, tenda sudah terlihat berjejer sampai di kalimati.

sekitar jam 17.30 wib setengan enam sore,rameee-reme  pas lagi nyari spot atau tempat. . dan ternyata teman kami si Ole kenal sama fani wow,  terus fanii kasih kami (spot) atau tempat untuk mendirikan tenda di sebelah tenda dia “baik” Aa saya di kasih sup sama fanii. Habis makan sup, saya taruh tas carriel,camera saya keluarkan cari spot untuk jepret awanya kerenz bangettt.

Plang Kalimati
Plang Kalimati
Awan Kalimati
Awan Kalimati

Selesai jepret teman-teman, kami sih. Opick sama. Ole masih mendirikan “Oo saya di suruh Ole jemput teman-teman yang lain, hari sudah mulai gelap. “Dinginya sampai menusuk-nusuk tulang beneran”  sumpah “Saya mengeluarkan senter hari sudah mulai gelap,  menunggu teman-teman yang lain deket plang atau tulisan kalimati.sekitar 20 menit saya menunggu. saya senter-senter ternyata sih annu itu annu teman saya.

Akhirnya datang juga mereka dengan “selamat”. Satu persatu di belakang annu teman saya semua horeee, meraka saya bimbing berjalan sampai ke tenda sampai di tenda yang kami dirikan,  carriel saya masukan ke dalam tenda saya bongkar ” ganti pakaian dinginya gilaaa dingin bangett ini “Ya Alloh” menghela nafas sampai keluar asappp sepertinya huuuu ” shalat dalam tenda ” selesai shalat ” ada yang masak air di luar tenda hhm,  air matang saya langsung seduh susu..selesai minum susu saya buka. SB.tidur walaupun perut laperr “sudah pada demo ini cacing dalam perut” pas jam 22.00.Wib atau jam sepuluh malam saya di bangunin di suruh makan. . .bagun menu makan naget,omlet saus tiram mantaplah makhlum lapeerr selesai makan tidur lagi good night kalimati *dinginya minta ampun*

BERSAMBUNG…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s