Perjalanan Gunung Papandayan

Kawah gunung papandayan
Kawah gunung papandayan

Gunung Papandayan merupakan destinasi wisata di Kabupaten Garut. Gunung Papandayan memiliki beberapa tempat menarik seperti kawah Papandayan, Hutan Mati, Pondok Saladah, Tegal Alun, Tegal Panjang dan tempat-temat menarik lainnya yang belum dikembangkan.

Jam menunjukan pukul 20.00 wib bergegas mendadak packing pulang berkerja, tanpa BA-BI-BU. Walaupun lelah sudah seharian memeras keringat hoho 😀 HP berdering whatapp,

Gua otw ke kp. Rambutan dari rumah, sebut saja inisial (R)
saya jawab oke tunggu bentar masih beres-beres packingan hehe

selesee packing langsung berangkat meninggalkan rumah, menuju terminal Kp. Rambutan
Menaiki angkot kecil tidak jauh dari rumah turun pinggiran jalan terminal, leyeh-leyeh turun dari angkot banyak pendaki gunung di terminal sepertinya wohoo, entah mau ke gunung manaaa.

Di terminal sudah di tunggu ada teman-teman yang saya juga ngak saya kenal, temannya teman saya sebut saja namanya regel, itu pendaki kacangan hahaha, tapi lumayan banyak temanya, kami kenalan, widia, sri, linda, erwin, (salaman), menunggu sebentar menunggu yang lain sedang menuju terminal, sudah komplite semua di tambah olive, viktor, irul, gerdy, dan masyar. Berangkat mencari bus Jakarta jurusan Garut berhenti di terminal Guntur Garut.

Menunggu pagiii di terminal Guntur, Adzan berkumandang saat bergegas shalat subuh, selesai shalat beres-beres siap menaiki angkot. Ayam sudah berkokok, tanda sudah pagiii naik angkot jurusan Cisurupan, Tarif Rp. 25000 ,- per orang dari terminal Guntur sampai Cisurupan sekitar 30 menit. Itu juga segala pakai incident angkot yang ngetem pertama ngak kami naiki huhuhu, kami menaiki angkot yang berikutnya, sampai adu mulut dan jotos antar supir angkot, ahsudalah ada wasitnya untungnya seperti di sinetron-sinetron aja dipisahkan adu mulut dan jotos tidak begitu lama hanya intermezzo.

Cisurupan menuju areal publik atau lapang parkir Papandayan jalannya sudah bagus dan lebar. beda waktu dua tahun saya kesini masih rusak jalannya, banyak tukang ojek dan colt buntung tetapi kalau rombongan cukup banyak, seperti saya bisa menggunakan angkutan colt buntung agar lebih hemat. Tarif colt buntung dari Cisurupan sampai lapang parkir kawah Papandayan sekitar Rp. Rp. 20.000 ,- per orang kalau masih merasa kemahalan coba ditawar kembali.
Sebelum sampai Sampai di lapang parkir Papandayan, pos pendaftaran. tarif masuknya Rp. 12.500,- per orang.
Daftar di pos pendaftaran kembali tarif masuknya Rp. 3000,- per orang uang suakarela atau apalah itu banyak penarikan uang eyyy  sepertinya, Jalur pendakian gunung Papandayan dari Pos I cukup lebar, melewati jalan bebatuan. pohon cantigi yang daunnya hijau. Beberapa puluh meter dari pintu masuk, jalur pendakian gunung Papandayan akan melewati kawah Papandayan.

berjalan setapak demi setapak
berjalan setapak demi setapak

berjalan melewati kawah pendaki dituntut hat-hati karena di sebelah kiri jalur pendakian gunung Papandayan ini jurang yang lumayan menanjak, belerang mengepulkan asap dan baunya cukup menyengat belerangnya.
Melewati kawah sekitar 60 menit, tergantung cepat para pendaki. Tidak perlu khawatir, tanjakan jalur pendakian gunung Papandayan cukup landai, sehingga cocok didaki anak-anak atau pendaki pemula. Setelah habis jalur kawah, jalannya datar dan lebar, selanjutkan jalan lebar berbatu yang anda ikuti akan buntu. Dari situ turun ke arah sebelah kanan mengikuti jalan setapak sampai menemukan sungai kecil. Melewati hutan cantigi yang tidak terlalu lebat, dan di sebelah kiri di ujung hutan cantigi terdapat jurang. Jalur landai, berbatu dan jalannya lebar.

Diwajibkan lapor di Pos II. tarif Rp. 3000,- per orang Laporan selesai untuk uang kebersihan atau apalah itu. Tugasnya irul kalo lapor-lapor seperti itu karena dia sudah 15 kali ke papandayan menurut versi teman-teman hehehe :). Di situ terdapat persimpangan, menuju Pondok Saladah, Hutan Mati dan Tegal Alun. dari Pos II ke Pondok Saladah dan Hutan Mati hampir tidak ada tanjakan, jalurnya teduh karena sinar matahari terhalang pohon cantigi. Dari Pos II ke Pondok Saladah memakan waktu sekitar 15 menit – 30 menit pejalanan.

Pondok Saladah ke hutan mati tidak begitu sulit, karena hutan mati sudah terlihat dari camping ground Pondok Saladah. Tinggal mengikuti arah jalan setapak yang menuju ke hutan mati. Sedangkan ke Tegal Alun masih lumayan jauh, bisa membutuhkan waktu hingga 2 jam. Jalur pendakian gunung Papandayan dari Pondok Saladah ke Tegal Alun tanjakannya lumayan hebat, hati-hati karena jalurnya berbatu.

Hutan Mati
Hutan Mati
Tegal Alun
Tegal Alun

Nanti kalau ada foto tambahan segera saya update tulisannya. Selamat menjelang pagiii

6 thoughts on “Perjalanan Gunung Papandayan

  1. Pengalaman seru, menegangkan, dan unforgettable 😁😁
    Ditunggu trip selanjutnya 🙋my trip my adventure!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s