Menonton Jakarta City Phiharmonic: Musik Klasik Okestra

INT
Sudah lama ngak nulis di blog bingoeng harus mulai dari mana kata-katanya, ibarat rumah yang sudah di tinggal pemiliknya selama tahunan di dalam rumah banyak debu, kotor serta usang, genap satu tahun setengah, kalo ngak salah, engak pernah ceracau di blog entalah. Bukanya sok sibuk juga memang waktu belakangan ini semakin sedikit. heuheuheu

Angin kencang menghampiri kota Jakarta, hujan belum turun walaupun awan sedikit kelabu Jam 19.00 Wib dengan semangat berjalan sampai di Taman Ismail Marzuki atau yang sering disingkat TIM saya menuju Gedung kesenian Jakarta, teman-teman saya sudah menunggu, Sidiq, Putri, Mutti, Esa, dll, demi menyaksikan pertunjukan musik klasik Jakarta City Philharmonic (JCP) di Gedung Kesenian Jakarta.

tiket masuk JPC

Sampai di Gedung kesenian Jakarta sudah di sambut dengan mereka, mereka teman-teman saya, pertunjukan di mulai Jam 19.30 Wib, tapi penonton penuh antusiasme ramai di depan gedung untuk mulai masuk ke gedung kesenian Jakarta registrasi, oyaaa saya sudah di registrasi oleh teman saya sidiq dari jam 17.00 Wib, karena sidiq pegawai negara pulang lebih cepat dari pada kami, anyway jadi saya dan teman-teman, tinggal masuk orang ke Gedung kesenian Jakarta.

Konser kali ini Senandung Simfoni Pertiwi di kemas dengan Budi Utomo Prabowo ciamik sebagai komponis, Yang disayangkan adalah intonasi suara, suara selo dan violin, yang belum terdengar merdu tidak stabil terdengar di telinga. Masalah intonasi suara jadi masalah sepertinya di konser ini.


Pembukan oleh Teh melly Goeslaw dengan suara renyaknya seperti makan rengginang kres-kres gimana gitu, hehehe dengan lagu ratusan purnama menggerakan hati yang merindukan purnama eaaaa, lanjut melodi okestra yang suaranya menyerupai karang yang sedang di terpa ombak besar berdeburan, itu bukan kata-kata sok puitis wkwk suara mulai mengayun-ayun suara angin merdu tapi mendengar musik klasik orkestra, membuat saya ngantuk ingin tidur tarik selimut uwuwuwu.
Selanjutnya Menyaksikan perprom Monita Tahela feat Maruli Tampubolon dengan lagu Sio mama saya jadi tidak ngatuk lagi uwuwuw.
https://www.instagram.com/p/Bbx1n2khOPf/?taken-by=monitatahalea

Sesi foto bareng2 selesai menonton

Musisi-musisi JPC Andreas Arianto Yanuar. Melly Goeslaw. Anto Hoed. Indra Aziz. Monita Tahela. Aditya Pradana Setiadi. Eric Awuy. Terima kasih sudah menghibur spesial komponis Budi Utomo Prabowo dengan gerakan tubuh yang luwes dan jelas mampu mengarahkan orkesTRA untuk menciptakan kalimat-kalimat yang sangat kohesif dan indah. Terima kasih antara Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s